image1 image2 image3

HELLO I'M MUHAMMAD ARIF|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|WRITING 'N LEARNING IS MY PASSION|I'M PROFESSIONAL WRITER

Cilik Tapi Krasa

Semua Pengabdi Jatayu Media Nusantara


“Kegiatan apapun intinya pada niat, berbuat apapun intinya pada zikir.” ~ Kyai Tanjung

Badan menggigil, hidung tersumbat, dan kepala pening terhibur dengan suasana pagi yang sejuk dan teduh. Awan tak jua berarak, terus diam menungguku dan teman-teman sejawat kantor melaksanakan kegiatan Lomba Mancing Internal Jatayu Media Nusantara.

Karena memegang fungsi kepala departemen HR, sekaligus divisi pengembangan SDM, aku bersama dengan anggota departemenku mengadakan program Meningkatkan Kerukunan, Kekompakan, Kepemimpinan, dan Kesolidan. Kami buat rencana kegiatannya selama setahun, hingga akhir 2017 nanti.

Beberapa kegiatannya antara lain; Mancing Bersama, Sepeda Sehat Bersama, Sparing Olahraga, Kompetisi Olahraga Lintas Departemen, Outbond, Arung Jeram, Kamping, dan Anjang Sana. Kegiatan-kegiatan tersebut kerangka meningkatkan kepemimpinan, kesolidan, guyub rukun, dan kekompakan.

Meskipun sedikit terlambat, kami berangkat dari kantor menuju lokasi pemancingan yang bertempat di desa Domplek, tepatnya di sebelah selatan kandang kambing etawa Peternakan PTSA Jatayu Pomosda. Terdapat kolam dengan luas 10mx10m. Setelah Subuh tepat, Said (Redaktur Design) dan Farid (Redaktur Pelaksana) meluncur ke pasar tradisional Warujayeng untuk membeli Lele lalu dimasukkan ke dalam kolam pemancingan tersebut.

Eko (kiri), Ain (tengah), dan Haidar (kanan) di awal sangat bersemangat, mereka lah yang paling awal mendapatkannya


Dengan khasnya yang selalu santai, Abdurrouf (paling kiri) menjadikan kegiatan ini sebagai momen untuk merenggangkan pikiran.

Pengabdi kantor dibagi menjadi empat kelompok. Mereka saling berkompetisi untuk mendapatkan tangkapan terbanyak. Bagi yang tersedikit tangkapannya, konsekuensinya adalah memasak seluruh tangkapan ikan tersebut.

Di luar perkiraanku, teman-teman sangat antusias dalam kegiatan ini. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, mereka sangat menghotmati program lintas departemennya. Hatiku seperti tersiram cawan perwitasari merasakan aura pagi tadi. Sungguh terasa hangat dan dekat. Tak pandang umur, status sosial, ekonomi, bahkan fungsi atau jabatan masing-masing.

Semangat mereka bukan untuk menjadi pemenang, tapi untuk membangun kekompakan. Satu kelompok terdiri dari pengabdi lintas departemen. Aku tidak akan bertemu dengan pengabdi departemenku sendiri, begitu pun dengan yang lain. Kami harus saling mengenal satu sama lain. Bahkan lintas departemen sekalipun.

Sejak persiapan, mereka harus membuat stik pancing sendiri. Semua perlengkapan dan alat dipersiapkan masing-masing kelompok. Meskipun mereka berbeda departemen dan divisi, mereka mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik sekali. Di luar perkiraanku, mereka antusias dan menghormati perogram lintas departemennya. 

Kami berarak bersama dari kantor ke kolam pemancingan. Dimulai dengan berdoa, supaya kegiatan ini sesuai dengan niat dan tujuan awal serta sesuai dengan porsinya  ̶  tidak euforia. Kegiatan dimulai pukul 08.30-11.00 WIB.


Auliya (tengah) mendapat ikan yang pertama.
Kegiatan ini tidak terasa seperti kompetisi. Kami bersantai, saling membantu, dan tidak menjatuhkan satu sama lain. Meskipun kompetisi, kami tetap mengingat visi dan misi perusahaan yang dibentuk oleh Bapak Kyai Tanjung  ̶  Guru kami semua  ̶  untuk kami semua.

Kami harus tetap menjalin kasih satu sama lain, membangun maklum atau toleransi antar sesama. Membiasakan meminta maaf dan berterima kasih saat berbuat salah dan terbantu. Budaya ini yang sedang kami bangun untuk perusahaan kami, Jatayu Media Nusantara, supaya terus berkembang. Target kami, perusahaan kami mampu menjadi wadah kemaslahatan umat dan manusia yang majemuk, kami tidak sedikit pun memiliki keinginan menjadi perusahaan media nomor satu atau terbesar, yang pokok adalah “kemaslahatan” untuk “keselamatan” umat. Begitulah petunjuk presiden direktur kami, Bapak Kyai Tanjung, berpesan.

Pukul 11.00 WIB, waktu memancing selesai. Kami berkumpul kembali dengan timba yang berisi ikan tangkapan kami. Kami hitung satu per satu bersama-sama. Mulai dari kelompoknya Amirul (Kadep Commercial), Said (Redaktur Desain), Putri (Manajer Keuangan), dan Hasan (Reporter). Mereka mendapat ikan sebanyak 20 ekor. Semua bersorak, tepuk tangan bergemuruh keras. Said melonjak-lonjak.

Setelahnya adalah kelompoknya Handi (Desainer), Haidar (Redaktur), Ain (Sekretaris Umum), dan Auliya (Redaktur). Setelah dihitung, mereka telah mendapatkan sejumlah 21 ikan. Selisih satu poin dari kelompoknya Amirul. Yang ketiga adalah kelompoknya Abdurrouf (Kadep Administrasi & Keuangan), Eko (Manajer Promosi), Linda (Manajer Sales), dan Tami (Redaktur Foto). Kelompok tiga mendapatkan 18 ekor ikan.

Terakhir adalah kelompokku sendiri bersama dengan Inna (Desainer), Farid (Redaktur Pelaksana), Uswah (Manajer Administrasi), dan Danik (Reporter).Saat penghitungan, seluruh kelompok deg-degan, utamanya kelompok tiga, ini  adalah penentuan bagi mereka. Jika tangkapan kami lebih banyak dari mereka, maka mereka harus memasak seluruh hasil tangkapan.

Saat perhitungan tangkapan ikan, sekaligus penentuan kelompok pemenangya.

“Satu, dua, tiga, empat,.........” Dan hasil tangkapan kami berjumlah 23 ekor ikan. Kami menang. “Wooooooooooooy!!! Ciat ciat...!!!!” Aku melompat girang, Kelompokku bersuka ria, melompat-lompat kegirangan sambil ngece (ungkapan jawa; bercanda dengan mengejek) kelompok lain. Akhirnya, kelompokku menang, dan kelompoknya Abdurrouf harus memasak seluruh ikan hasil tangkapan.

Kegiatan ini berakhir dengan berdoa kembali. Mengingat apa yang dilakukan, dan mengavulasi diri sendiri jika terdapat kesalahan. Kepala kami menunduk, mata memejam, hati kami berkomat-kamit sesuai dengan isi permohonan masing-masing. “Ya Allah, jadikan kami keluarga yang utuh, tetapkan kami menjadi saudara seiman selamanya hingga Engkau kembalikan ruh kami kepada-Mu. Ya Allah, tiada persembahan yang pantas untuk-Mu yang telah senantiasa memberi kami segalanya. Kebersamaan ini, semoga tetap engkau jaga dan rengkuh. Berikan kami syafaat utusan-Mu sekarang, yang lalu dan kelak, bahkan ketika kami harus menghadap-Mu. Amien.” Doa ku panjatkan kepada-Mu. Tiada lagi yang mampu ku haturkan kecuali ungkapan syukur yang mendalam.

Malam ini, kami akan mengisi perut kami dengan ikan hasil tangkapan tadi pagi. Semangat makan! Kegiatan ini memang kecil, tapi sungguh terasa. Cilik tapi krasa.
Kelompok 3; Linda (urut dari paling kiri), Tami, Abdurrouf, dan Eko


Kelompok 4; Inna (urut dari paling kiri), Uswah, Farid, Danik, dan Arif

Kelompok 1; Putri (urut dari paling kiri), Said, dan Hasan, Amirul (Kadep Commercial) sedang perjalanan dinas.

Kelompok 2; Handi (urut dari paling kiri), Auliya, Ain, dan Haidar



    Oh iya jangan lupa beli majalah kami, Majalah Jatayu Nusantara edisi mendatang. Akan ada harga murah untuk Anda pembeli pertama dan berlangganan. Untuk mendapatkannya atau berlangganan silakan hubungi CS Jatayu Media Nusantara, Lindasari Pratiwi; 081357468368.

Majalaj Jatayu Nusantara, Bernilai dan Menginspirasi.....!






Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar