![]() | |||
| Majalah Nusantara Edisi Desember 2016 |
"Sudah menjadi ketetapan Allah, yang batil harus musnah dan yang haq akan muncul ke permukaan bumi-Nya Allah"
Tak terasa waktu berputar dengan cepat.
Bulan Oktober, lalu Nopember pun hampir berlalu. Tandanya, akan terbit sebuah
majalah baru di bumi nusantara ini, "Majalah Nusantara". Sebuah
majalah yang ingin mendorong rakyat bumi nusantara bangkit kesadarannya. Sadar
bahwa Nusantara ini dibangun oleh kebersamaan, keberagaman, dan kekeluargaan.
Saya, sebagai pemimpin redaksi majalah
tersebut menghaturkan beribu terimakasih kepada Guru saya pribadi, Bapak Kyai
Tanjung. Atas pangestu beliau, saya dan seluruh kru Nusantara telah
dapat menyelesaikan tugas hingga detik ini. Membangun opini untuk sebuah
kesadaran masal, rakyat bumi Nusantara.
Dengan membawa visi dan misi mulia, berpedoman
atas perintah Guru kami ̶ saya menyebut kami karena saya bukan lah
satu-satunya ̶ sehingga kami bertekad kuat dan berusaha
semaksimal mungkin untuk menyajikan informasi, opini, berita, dan kabar yang
bernilai. Harapannya, apa yang tertuang dalam Nusantara dapat memberi
dampak “kemurnian” beragama di tengah masyarakat nusantara ini.
Majalah
Nusantara edisi 03 yang terbit bulan Desember mendatang berisi tentang doa yushbih
mubahalah oleh Guru kami. Ibarat tebing, manusia kini bak di posisi ujung
tebing, jika terpeleset sedikit saja, akan terjatuh dan akan berakhir
kesempatannya untuk menuju kepada Allah dan utusan-Nya kembali. Maka doa yushbih
mubahalah merupakan ketetapan dari Allah yang disampaikan kepada
utusan-Nya, Guru Wasithah. Mulai detik doa tersebut dimunajatkan, Al-Haq akan
menyisihkan kebatilan jauh dari permukan bumi-Nya.
Setiap doa
pasti disertai dengan ikhtiar. Melakukan ibadah syariat sebagai wujud tekad dan
niat yang utuh untuk membangun negeri dan kemaslahatan merupakan kewajiban bagi
para penderek doa yushbih mubahalah ̶
seluruh manusia yang dalam kesadaran “penghamba” ̶ Maka menjalankan program peduli operasional
harus dilakukan. Beberapa ulasan mengenai program kepedulian operasional demi
“Nusantara Bangkit” juga tersaji di dalam majalah terbitan mendatang.
Cerita
tentang tanah yang terkoyak hingga ribuan hektare gagal panen setiap tahun juga
include di dalamnya. Memotivasi masyarakat untuk senantiasa memakmurkan
bumi Allah dan memaksimalkan potensi yang dimiliki adalah salah satu faktor
pendukung kuat bagi Nusantara. Tapi ihwal yang tidak kalah penting
adalah merevolusi dogma yang sudah lama menjadi kerak masyarakat. Utamanya
penggunaan pupuk sintetis. Anggapan bahwa pupuk sintetis adalah solusi hasil
panen yang minim menggiring masyarakat berpikir instan. Orientasi pun terpaku
pada hasil semata.
Permasalahan
bangsa saat ini tidak luput dari pendidikan negeri saat ini. Banyak usaha yang
dilakukan oleh pemerintah dan pemegang kebijakan tertinggi saat ini, tapi
faktanya masih belum mampu berbicara banyak terkait dampaknya. Angka
pengangguran tidak pernah surut, justru mengucur dan bertambah terus-menerus.
Dalam Nusantara
edisi Desember 2016 kali ini, majalah Nusantara akan menyajikan informasi,
wacana, dan ̶ bisa jadi ̶
solusi untuk kita bersama. Negeri ini milik siapa? Pemerintah hanyalah
mewakili bangsa untuk mengurus negara secara formal, selebihnya kita semua yang
bertanggungjawab atas tanah-air nusantara ini. Mari bersama wujudkan Nusantara
bangkit! “Nagari kang tata titi tentrem karta raharja gemah ripah loh jinawi
penuh ampunan Allah.”.
Dapatkan
majalah Nusantara dengan menghubungi customer service; 082357468368 atau
langsung mengunjungi kantor kami di jalan wachid hasyim nomor 304 Tanjunganom,
Nganjuk, Jawa Timur. MAJALAH NUSANTARA, BERNILAI DAN MENGINSPIRASI!


0 komentar:
Posting Komentar