“Membaca Membuka Jendela Dunia untuk Mengubah Dunia”
Selamat idul fitri 1436 H rekan...
Tumbuh kembang buah hati pasti menjadi
perhatian bagi semua orangtua, tak terkecuali rekan. Meskipun bukan buah hati
rekan, mungkin punya adik atau saudara yang masih kecil. Menjadi kebahagiaan
tersendiri ketika si kecil bisa melakukan sesuatu yang diatas batas kemampuan
anak pada umumnya. Pada dasarnya semua orangtua menginginkan anaknya tumbuh
berkembang menjadi orang yang hebat (ukuran hebat adalah relatif, sesuai
persepsi masing-masing) kelak di masa depan.
Tahukah rekan bahwa membaca sangat
berpengaruh terhadap kecerdasan anak? Menurut beberapa ahli yang juga telah
dibuktikan melalui riset-riset para ahli bahwa anak yang satu hari membaca satu
artikel dengan yang tidak memiliki perbedaan menganalisis. Anak yang setiap
harinya membaca artikel ternyata 12% perkembangan pemikirannya lebih cepat
dibanding yang tidak. Hal itu dibuktikan oleh Rough Renaldi, M.Si.
Secara umum membaca akan memberikan
manfaat bagi si kecil, diantaranya :
1. Menambah kecerdasan anak.
Jika rekan sebagai orangtua, luangkan waktu rekan
untuk sekedar membaca sebuah cerita bersama dengan si kecil. Ingat membaca
cerita bersama bukan meminta si kecil untuk mendengarkan cerita. Karena dengan
sentuhan orangtua si kecil akan merasa nyaman dan lebih dapat menyerap
informasi dari cerita tersebut. Sesuaikan isi cerita dengan usia si
kecil. Kadangkala si kecil memerlukan cerita yang agak sulit dipahami si kecil.
Si kecil akan menemukan nilai-nilai cerita tersebut dalam kehidupan dewasanya
kelak. Dengan wawasan yang luas si kecil dapat menganalisis
setiap masalah yang dialami si kecil secara alami. Cerdas bukan?
2. Meningkatkan kemampuan menulis
Tahukah rekan bahwa menulis
merupakan ketrampilan yang hampir tidak mungkin diajarkan? Menulis adalah
dorongan naluri yang alami sesuai dengan pengalaman dan kejadian yang pernah
penulis alami. Setiap penulis memiliki pandangan yang berbeda dan gaya
penulisan yang berbeda. Karena menulis merupakan ketrampilan maka tidak mungkin
hanya dalam waktu semalam langsung bisa jago menulis. Oleh karena itu dengan
usia si kecil yang masih sangat dini, berarti si kecil masih memiliki waktu
yang panjang untuk mengasah kemampuannya dalam menulis. Sebelum menulis kita
membutuhkan referensi, kerangka berpikir, dan ide-ide kreatif. Membaca menjawab
ketiganya. Frekuensi membaca mempengaruhi wawasan penulis. Semakin sering
membaca maka akan semakin baik karya tulis yang dibuat. Ketahuilah rekan, bahwa
si kecil sangat berpotensi untuk lebih berkembang.
3. Manfaat membaca yang sampai sekarang belum
didefinisakan
| Anak juga harus terampil |
Usia dini merupakan masa-masa
pembentukan karakter yang paling mujarab. Bagaimana tidak? Apa yang dialami si
kecil saat ini akan berpengaruh bagi kelangsungan hidup si kecil kelak.
Kemampuan memetakan, menyelesaikan masalah, dan menganalisis persoalan-persoalan
rumit bisa didapatkan dari membaca. Apa yang rekan baca bersama si kecil akan
terekam selamanya oleh si kecil. Nilai-nilai yang tertuang dalam cerita
tersebut akan direalisasikan oleh si kecil. Membaca dapat meningkatkan empati
dan simpati si kecil. Siapa yang dapat mengajarkan dan menumbuhkan respon,
simpati, dan empati? Bagaimana cara mengajarkannya? Yaps, rekan-rekan hanya
meluangkan sedikit waktu bersama si kecil untuk sekedar membaca cerita bersama
kemudian ambil nilai dan hikmah dari cerita tersebut bersama dengan si kecil.
Si kecil akan tahu hukum sebab dan akibat dari membaca.
Rekanku sekalian, Membaca memang kadang
sangat membosankan. Banyak orangtua yang berpikiran “alah aku aja gak suka baca
kok, kok anakku sok-sokan tak ajari membaca”, “Membaca buat apa? Toh gak
menghasilkan uang”, dan lain-lain. Jangan pernah samakan diri anda dengan anak
anda. Ketahuilah bahwa anak anda lebih hebat dari anda. Anak anda lebih dahsyat
dari anda sebagai orangtuanya. Barangkali anak anda lebih cerdas dari anda.
Mungkin anak anda akan lebih kaya dari anda. Rekanku semua, jika sudah menjadi
orangtua jangan memandang dari sudut pandang anda. Pandanglah dari point
of view si kecil. Si kecil punya masa depan yang masih panjang. Bekali
si kecil dengan pengalaman, pembelajaran etika, norma, dan nila-nilai yang
mendukung si kecil. Ajari si kecil berpikir mendalam. Percayalah, si kecil akan
tumbuh kembang luar biasa di luar prakiraan anda.
Penyeleksian bacaan si kecil juga perlu
dilakukan. Awasi si kecil secara rutin. Tidak perlu menginterogasi, cukup
ditanya buku apa yang dibaca sekarang oleh si kecil. Nilai-nilai apa yang
diperoleh si kecil dari buku bacaannya. Simak mereka bercerita meskipun
membosankan dan berulangkali terulang. Jangan beri pujian seketika itu, tidak
akan membawa efek positif. Beri pujian hanya dalam hati saja. Cukup katakan
“Wah hebat ya si Kancil, cerdik. Adek bisa gak ya kayak si kancil, Cerdas dan
cekatan?” Pertanyaan itu sudah membuat si kecil merasa diperhatikan dan
disayang oleh rekan sebagai orangtua yang sayang dengan si kecil. Penulis
bukanlah orangtua yang mengerti tentang ini. Ini hanya sebuah sharing dari
pengalaman yang saya dapat dari orangtua penulis. Oke rekan cukup sekian,
Wassalam!!! Enjoy Reading!!!! ;-) ;-);-)

0 komentar:
Posting Komentar