image1 image2 image3

HELLO I'M MUHAMMAD ARIF|WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|WRITING 'N LEARNING IS MY PASSION|I'M PROFESSIONAL WRITER

Nulis Status? Mending Nulis yang Beneran ...

"Membaca menulis itu ampuh untuk diri kita"

Belajar menulis sejak kecil

Hai rekan semuanya... Saya Muhammad Arif Asy-Syathori dan sekeluarga besar saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin ya,, dimaafkan kan? Pastinya.

Kali ini saya mau share tentang nulis status nih, pasti pernah menulis status di facebook, twitter, google+, dan lainnya. Curhat ya? Hehehehe. Emang sih dengan menulis status di facebook atau di twitter rasanya bisa mengurangi beban hati jika sedang galau. Tapi hati-hati lo rekan, karena dengan nulis status kita bisa jadi manja dan pengeluh. Loh kok bisa? Ya bisalah.

Daripada sekedar nulis ‘Ah hujan nih!’ atau ‘sial! Aku gak bisa main pagi ini...” mending nulis yang beneran. Yang beneran? Iya yang beneran. Maksudnya kita menulis satu, dua, lima paragraf. Kita kan bisa share sebuah hikmah dari yang kita alami dengan detil supaya tidak ditangkap pembaca sebagai kata atau kalimat ambigu. Loh kok? Hehehe gak apa-apa, ini cuma persepsi saya kok, kalau agak bingung gak apa-apa, yang penting penulis paham. :-V :-V

Untuk memulai menulis pasti sangat berat, kadang kala bagi sebagian orang lebih senang membaca daripada menulis. Rekan-rekan semua harus tahu satu hal. Semua kejadian yang rekan alami di dunia ini, bisa menjadi bermanfaat jika dibagi kepada orang lain kan? Nah saya mau memberi tips menulis.

Hasan (7), adik penulis
Pertama, rekan harus punya kemauan untuk menulis. Kedua, rekan harus hafal huruf abjad. Kedua syarat tersebut sudah terpenuhi? Tunggu apalagi? Come on broth! Tulis apapun yang ingin kamu tulis. Gampang kan? Hehehe.... Untuk masalah ejaan, kemudian ide pokok, atau apapun yang menjadi kaidah penulisan kesampingkan dulu. Dengan sendirinya rekan akan mempelajarinya seiring dengan rekan suka membaca. Rekan juga harus tahu bahwa keindahan deduksi (pilihan kata) yang digunakan atau kekayaan kosakata itu adalah interpretasi dari frekuensi membaca rekan. Semakin banyak rekan membaca semakin kaya akan kosakata dan semakin indah tulisan rekan.

Saya hanya menawarkan kok, tidak lebih. Saya kira sih menulis 6 paragraf dengan maksud yang baik dan tidak memprovokasi keburukan adalah halal-halal saja. Justru akan lebih bermanfaat. Daripada kebanyakan nulis ‘aduuuh capek bingit nih, abis ngantor’, kan mending nulis sebuah karya tulis yang bisa memotivasi pembacanya. Ubah keluhan rekan dalam status rekan mejadi sebuah karya yang amazing!. Menulis lima paragraf juga bisa meringankan beban rekan kok. Gak percaya? Buktiin sendiri!


Pernahkah anda menghitung berapa kata status yang pernah anda tulis di facebook? Sudah berapa lama rekan punya akun facebook? Seandainya rekan menyusun kata-kata tersebut menjadi sebuah karangan, pasti menjadi sebuah karangan yang indah dan siapapun yang membacanya akan tertegun bukan? Hehehe... Mulailah membaca dan menulis rekan karena membaca dan menulis adalah salah satu cara jitu membentuk moral dan pemikiran. Rekan bisa membaca artikel selanjutnya yang berjudul Membaca adalah Si Kecil Hebat dengan Membaca !! J J J

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar